Informasi Paling besar dari Apple

Informasi Paling besar dari Apple di WWDC 2019, Penuh Surprise nih! Bukti Yang Jarang-jarang Orang Tahu

Apple WWDC 2019 (Worldwide Developers Konferensi) sudah sah usai memberikan berbagai informasi besar dari Apple.

Moment tahunan yang diadakan Apple di San Jose, California ini, jadi tempat untuk infoirmasi paling besar dari Apple yang berkaitan penyempurnaan software, terhitung mekanisme operasi untuk produk intinya yakni iPhone.

Informasi Paling besar dari Apple

Selain itu, WWDC tahun ini bawa beberapa surprise dengan informasi piranti baru dan penyempurnaan atau suport terkini untuk service dan berbagai informasi besar produk lain dari Apple.

Untuk info lebih detilnya,langsung baca ringkasan IDN Times berkaitan WWDC 2019 di bawah ini!

  1. iOS 13

Seperti umumnya, Apple memberikan informasi paling besar dengan umumkan versus iOS terkini dari ajang WWDC yang mereka adakan. Tahun ini, Apple mengenalkan iOS 13 yang bawa beberapa pengubahan dan penyempurnaan seperti penyeluncuran program yang bisa lebih cepat, dark model yang lengkap dan suport swipe texting.

Tidak itu saja saja, Apple bicara banyak berkenaan privacy pada iOS 13 dan memberi kekuatan ke pemakai untuk lakukan login memakai account Apple, bukannya memakai account lain seperti Gmail, Facebook atau Twitter. Versus khalayak beta iOS 13 akan melaju di bulan Juli, sedang versus full-nya akan di-launching pada musim luruh, bertepatan dengan penyeluncuran iPhone terbaru.

  1. watchOS 6

Pada watchOS 6, ada semakin banyak topik jam dengan sejumlah besar salah satunya bisa seutuhnya dikustomisasi, dimulai dari warna sampai info tambahan di sekelilingnya. Namun, penyempurnaan paling besar pada watchOS 6 berada pada integratif langsung dengan Apple App Store. Ini membuat yang akan datang pemakai bisa mengambil dan memakai program langsung lewat Apple Watch.

Beberapa program seperti audiobooks, voice memos dan kalkulator, nanti akan langsung bisa dipakai pada Apple Watch. Disamping itu, Apple Health memperoleh beberapa feature baru, seperti pemberitahuan yang akan memberitahukan tingkat keributan di seputar dan feature pencarian menstruasi.

  1. iPadOS

Salah satunya surprise tidak tersangka di WWDC tahun ini ialah keputusan Apple untuk memisah iOS dari iPad. Yang akan datang, iPad tidak berjalan di iOS tetapi di mekanisme operasi baru yang Apple sebutkan sebagai iPadOS. Pada dasarnya, penampilan iPadOS tidak berbeda jauh dari iOS, tetapi fungsionalitasnya dibikin demikian rupa supaya bisa bekerja lebih prima di iPad.

Salah satunya pengubahan paling besar berada pada Safari, yang sekarang akan me-render halaman dalam model desktop. Untuk sejumlah fitur lain, iPadOS bawa kekuatan split-screen yang baru, widget pada halaman khusus dan gerakan multi-touch untuk ‘copy, paste dan delete’ teks.

  1. Mac Pro

Sesudah enam tahun mangkir melaunching Mac Pro, Apple pada akhirnya melaunching Mac Pro terkini, yang sebenarnya masih tiba dengan banyak hal polemis. Diantaranya ialah casing stainless steel-nya yang serupa seperti parutan keju dan Apple Stand (pegangan monitor Pro Display XDR) yang dibandrol dengan harga Rp14 juta.

Untuk detail intinya, Apple memperlengkapi Mac Pro dengan power suplai 1,4kW, 12 slot RAM DIM, processor Intel Xeon dengan 28-core, 8 slot PCIe, 2 port ethernet 10GB dan modul GPU berjulukan MPX Ports yang bisa berisi dua GPU untuk dipakai secara bersamaan. Mac Pro sendiri akan ada pada musim luruh kedepan pada harga dimulai dari Rp85 juta.

  1. macOS Catalina

Sesudah Mojave di WWDC tahun kemarin, Apple melaunching macOS Catalina pada WWDC tahun ini. Pengubahan paling besar Catalina tiba dari perombakan sejumlah fitur iTunes ke setiap service berkaitan atau program.

Jadi, beberapa hal seperti penyelarasan, streaming lagu atau dengarkan podcast, sekarang akan dilaksanakan melalui aplikasinya sendiri-sendiri. Untuk hal baru, Catalina bawa beberapa feature baru seperti Find My, Screentime (perannya sama dengan Digital Wellbeing dari Google), kekuatan untuk mengatur peranan landasan macOS lewat suara dan Sidecar yang memungkinkannya pemakai untuk mengganti iPad mereka jadi monitor tablet tambahan atau ke-2 .

  1. tvOS

Apple mengawali WWDC tahun ini dengan informasi berkaitan tvOS. Salah pengubahan besar yang dibawa oleh tvOS kesempatan ini ialah suport untuk multi-user. Sehingga memungkinkan tiap pemakai atau bagian keluarga memperoleh tontonan dan anjuran yang berbeda di Apple TV.

Disamping itu, Apple umumkan jika tvOS secara sah akan memberikan dukungan kontroler Xbox One S dan Dualshock 4 untuk Apple Arcade di Apple TV. Yang paling akhir, Apple tampilkan screensaver terkini untuk Apple TV yang bertopik bawah laut dan sneak peek dari miniseries Apple TV Plus terkini namanya “For All Mankind” yang dipegang oleh Ronald D. Moore, yang dikenali sebagai inisiator seri Battlestar Galactica.

  1. Siri

Yang paling akhir tiba dari orang kepercayaan individu kecintaan Apple yakni Siri. Untuk suport pada AirPod, sekarang Siri sudah diberi dengan kekuatan untuk membacakan pesan yang masuk ke pemakai dan share lagu atau pesan cuman dengan 1 kali tap. Ke-2 feature itu akan tiba bersama-sama dengan iOS 13 nantinya.

Siri pada HomePod memperoleh feature baru, yang diantaranya ialah feature pengenalan suara untuk memberi pengalaman yang lain untuk setiap pemakai. Siri Shortcut yang populer masih tetap ada dan dihadiahi dengan beberapa feature automatis baru untuk memudahkan pemakai.

Demikianlah pembahasan atau ringkasan dari WWDC 2019 yang diadakan Apple beberapa saat yang lalu. Dari banyak hal baru di atas, yang mana menurutmu sangat menarik?

  • Fakta Perusahaan Apple yang Mengagetkan, tetapi Jarang-jarang Dijumpai!

Sama dengan Google atau Facebook, Apple mempunyai reputasi yang besar sekali di jagat tehnologi. Perusahaan tehnologi terpenting ini sangat dikenali, dengan beberapa dari produk mereka seperti iPhone dan Macbook, jadi unggulan oleh sejumlah besar orang.

Namun, walau Apple demikian dikenali dan dijumpai oleh beberapa orang, bukan bermakna perusahaan yang dibangun oleh dua Steve ini betul-betul terbuka. Apple mempunyai segudang bukti tidak tersangka dan berikut 7 salah satunya yang paling mengagetkan. Cek it out!

  1. Apple mempunyai pendiri atau penemu ‘ketiga’

Seluruh orang tahu jika Apple diawali oleh dua Steve yakni Steve Jobs dan Steve “Woz” Wozniak di garasi punya orang-tua Jobs. Tetapi yang sedikit orang kenali ialah Apple sebenarnya mempunyai penemu ke-3 atau pendiri. Dia ialah Ronald Wayne, sebagai sisi dari Apple sepanjang 12 hari, saat sebelum sahamnya dibeli oleh Woz dan Jobs pada tahun 1976.

Yang mengagetkan, saat itu Wayne jual sahamnya dengan harga US$800 (atau sama dengan Rp11,6 juta) saja. Bila dia masih bertahan bersama Apple sekarang ini, kemungkinan dia akan mempunyai kekayaan sebesar US$72 miliar (atau sama dengan Rp1 kuadriliun).

  1. Ada TPA yang dipenuhi oleh beberapa ribu computer Lisa

Salah satunya ketidakberhasilan paling besar yang pernah ditemui Apple ialah saat mereka membuat computer berjulukan “Lisa” dengan cap harga tinggi, hingga cuman sedikit orang yang sanggup membelinya. Sesudah coba menjualnya semaksimal mungkin terhitung dengan menggunting harga jadi 1/2, Apple pada akhirnya berserah dan hentikan produksi Lisa. Sebab tidak mau terserang pajak untuk produk yang tidak terjual, Apple pada akhirnya buang 2.700 computer Lisa ke salah satunya TPA di Logan, Utah.

  1. Simbol Apple sebelumnya terpasang kebalik

Di tahun 90-an, Apple mulai tempatkan simbol apel di netbook mereka. Tetapi, bukannya meletakkannya dengan semestinya, Apple malah pilih untuk meletakkannya secara kebalik. Argumennya? supaya pemakai dapat dengan gampang mengenali segi yang mana harus dibuka.

Namun, sesudah menyaksikan simbol itu di TV dan berasa jika itu seperti terlihat sebuah keganjilan, Steve Jobs pada akhirnya memilih untuk memutarnya 180°. Bagaimana juga, cara Apple waktu itu cukup aneh, walau argumennya masuk akal.

  1. Simbol orisinal Apple bukan ‘apel pelangi’

Simbol apel yang sekarang dipakai oleh Apple adalah modifikasi simpel dari simbol apel versus pelangi. Banyak yang menduga bila simbol beragam warna itu adalah simbol awalnya atau orisinal yang dipakai oleh Apple. Apa itu betul? Sudah pasti tidak.

Simbol pertama yang dipakai Apple tampilkan Isaac Newton yang lagi duduk di bawah pohon apel. Simbol itu tidak lain tidak bukan dilukis oleh pendiri ke-3 , Ronald Wayne. Adapun pemberian nama Apple saat itu diputuskan sebab Jobs yang disebut pecinta buah, dengan apel sebagai buah favoritnya.

  1. Apple pernah jual Apple I dengan harga US$666.66

Ini menarik sekalian memunculkan banyak pertanyaan. Apple I versus orisinal alias yang pertama dibikin oleh Apple, dipasarkan dengan harga US$666.66 (atau sama dengan Rp9,6 juta). Cap harga ini tidak ada hubungan benar-benar dengan beberapa angka mistik seperti setan atau kesukaan Woz dalam mengulang angka.

Lalu mengapa harga semacam itu? saat itu, Apple meningkatkan harga computer mereka sebesar sepertiga. Sebab harga grosir yang masuk ialah US$500 (atau sama dengan Rp7,2 juta), karena itu harga sepertiganya ialah US$666,66. Apalagi, Woz mengatakan jika lebih gampang untuknya untuk menulis US$666,66 daripada US$667.

  1. Ada enam negara sisi yang tidak mempunyai satu juga toko sah Apple

Reputasi Apple yang tidak tertahan memang membuat keberadaan yang mengagumkan untuk beberapa produk Apple. Toko sah Apple menyebar di penjuru dunia, terhitung Amerika yang notabene adalah rumahnya.

Namun, ada enam negara sisi di Amerika yang betul-betul tidak tersentuh toko sah Apple. Beberapa negara sisi itu diantaranya Montana, North Dakota, South Dakota, Vermont, Virginia Barat dan Wyoming. Peluasan dan konsentrasi Apple pada pasar internasional, mengakibatkan enam negara itu ‘kedinginan’ tanpa toko sah Apple.

  1. Apple sempat membuat konsol namanya Pippin

Banyak perusahaan tehnologi yang berusaha untuk membuat konsol mereka sendiri, tidak kecuali Apple. Apple sempat berusaha untuk masuk di dalam pasar game dengan membuat konsol namanya Pippin pada tahun 1996. Sayang, itu melaju saat banyak perusahaan membuat konsol, hingga kepopulerannya tidak begitu merayap.

Dengan bandrol harga di range US$600 (sama dengan Rp8,7 juta) yang waktu itu mahal, Apple cuman sukses jual 1/2 dari 100 ribu unit yang mereka buat. Selanjutnya, Pippin tergabung dengan konsol terlewatkan lainnya seperti Panasonic 3D0 dan Pionireer LaserActive.

Demikianlah sedikit info menarik berkenaan bukti-bukti tidak tersangka dari Informasi besar dari Apple. Mudah-mudahan info di atas berguna dan dapat memberikan pengetahuan lebih ke kalian berkaitan Apple.

Untuk berbagai informasi lainnya seputar tentang dunia teknologi bisa langsung mengkunjungi halaman situs https://updatemobile.net